Kode Iklan DFP Abaikan Top Skor Seri A, Timnas Argentina Siap Ulangi Tragedi 2010? | Berita Bola Uptodate
Kode Iklan 400x460
Kode iklan In feed above/responsive

Abaikan Top Skor Seri A, Timnas Argentina Siap Ulangi Tragedi 2010?

Kode Iklan 336x280
Kode Iklan In Artikel
HPK taruh disini
Juan Ruiz/AFP


BOLASPORT.COM - Timnas Argentina membuat kejutan dengan tak menyertakan Mauro Icardi dalam skuat ke Piala Dunia 2018.


Mauro Icardi masuk dalam daftar 30 pemain timnas Argentina untuk Piala Dunia 2018.

Namun ketika skuat tersebut dieliminasi menjadi 23 pemain, nama kapten Inter Milan itu tercoret.

Sebuah langkah yang berani dari pelatih Jorge Sampaoli untuk mencoret Icardi.

Pasalnya, pemain jebolan akademi Barcelona, La Masia, itu tampil apik di Liga Italia.

Icardi menjadi top scorer Serie A dengan mencetak 29 gol dari 34 penampilan.

Akan tetapi, performa cemerlang itu tak cukup membuat Sampaoli menjatuhkan pilihan pada Icardi.

Lini serang Albiceleste dipercayakan kepada Lionel Messi, Sergio Aguero, Paulo Dybala, dan Gonzalo Higuain.

Kasus ini hampir serupa dengan yang dilakukan oleh Argentina di Piala Dunia 2010.

Pelatih Tim Tango kala itu, Diego Maradona, tak memanggil kapten Inter Milan, Javier Zanetti.

Padahal, Zanetti menjadi sosok penting bagi Inter Milan dalam merebut treble winner pada musim 2009-2010.

Kesamaan mulai terlihat di fase Kualifikasi Piala Dunia.

Pada 2010, timnas Argentina menempati posisi keempat dengan perolehan 28 poin dari 18 kali tampil.

Adapun pada 2018, Argentina juga mengoleksi poin yang sama, 28, namun menempati posisi ketiga.

Di putaran final Piala Dunia 2010, Zanetti tak disertakan ke dalam skuat Maradona.

(Baca Juga: Jadwal Final Liga Champions 2018 - Real Madrid Vs Liverpool FC)

Sebagai gantinya, Maradona memanggil bek Boca Juniors, Clemente Rodriguez.

Nahas, tanpa kehadiran Zanetti timnas Argentina tak mampu berbicara banyak pada gelaran Piala Dunia 2010.

Langkah Argentina sangat meyakinkan di fase grup.

Anak asuh Maradona itu menyapu bersih tiga pertandingan dan lolos sebagai juara Grup B dengan poin sembilan alias poin sempurna.

Di babak 16 Besar, Argentina juga bisa menyingkirkan tim dari zona CONCACAF, Meksiko, dengan skor 3-1.

Namun langkah Argentina harus terhenti di perempat final lantaran digulung Jerman dengan skor telak 0-4.

Kekalahan itu sekaligus memupuskan harapan Tim Tango untuk meraih gelar juara dunia di turnamen itu.

Lalu dengan tak memanggil Icardi pada Piala Dunia 2018, akankah timnas Argentina mengalami nasib serupa?

Kode Iklan 300x250
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
Kode Iklan DFP2
Kode Iklan DFP2